BRMP Bali Laksanakan Pemupukan Susulan I pada Uji Efektivitas Phonska Cair untuk Tanaman Kentang
Tabanan, 26 Agustus 2026 – Upaya meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi budidaya kentang terus dilakukan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melalui pengujian teknologi pemupukan. Bersama petani, BRMP Bali melaksanakan Pemupukan Susulan I dalam kegiatan uji efektivitas pupuk Phonska Cair pada tanaman kentang.
Kegiatan yang berlangsung di lahan Kelompok Tani Pertiwi Wisesa, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, ini merupakan bagian dari kerja sama antara BRMP Bali dan PT Petrokimia Gresik. Pengujian dilakukan untuk memperoleh paket aplikasi pemupukan tanaman kentang yang tepat, efektif, dan efisien di tingkat petani.
Pemupukan Susulan I dilaksanakan saat tanaman berumur 30 hari setelah tanam (HST) dengan melibatkan petani secara langsung di lahan pengujian. Pada kegiatan ini, pupuk sesuai perlakuan diberikan dengan metode kocor. Sementara itu, aplikasi pupuk Phonska Cair dilakukan pada umur tanaman 35, 49, dan 55 HST dengan metode penyemprotan.
Keterlibatan petani menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pengujian. Selain sebagai pengguna dan penerima manfaat teknologi, petani juga berkesempatan mengamati secara langsung perkembangan tanaman serta membandingkan penerapan teknologi pemupukan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Bali terus mendorong penerapan inovasi pertanian yang adaptif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan petani. Pengujian efektivitas pupuk di lapangan diharapkan dapat menghasilkan data dan informasi yang objektif mengenai pemanfaatan Phonska Cair dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman kentang.
Kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam mengawal proses pengujian secara berkelanjutan, sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan rekomendasi teknologi pemupukan kentang yang lebih efisien dan aplikatif bagi petani.
(Sugianyar dan Tim)